Inginkah Anda untuk menjadi seorang anak selamanya? Peter Pan adalah anak yang tak mau menjadi dewasa, dan ia ingin tetap muda dan ceria. Pada hari Jumat, 8 Desember 2017, Peter Pan hidup kembali di atas panggung drama musikal oleh siswa-siswi Saint John’s School Meruya. Drama yang diangkat dari cerita karangan J.M. Barrie (tahun 1911) ini berkisah tentang Peter Pan dan teman-temannya, Tinker Bell, sang peri, dan the Lost Boys yang bertemu dengan Wendy dan saudara-saudaranya. Kisah ini mengingatkan para hadirin pada sesosok anak laki-laki yang hidup di dunia mimpinya. Ia tidak mau menjadi dewasa karena takut akan kehilangan mimpinya itu.

Pertunjukan ini membutuhkan persiapan selama berbulan-bulan, dan juga koordinasi panggung yang baik antar unit-unit. Drama Musikal Peter Pan menunjukkan bakat-bakat yang dimiliki oleh siswa-siswi Saint John’s School Meruya. Mereka mengisi acara sesuai dengan talenta yang mereka masing-masing miliki. Ada yang berperan di panggung, ada yang bermain musik dan bernyanyi, dan ada pula yang bertanggung jawab atas penempatan dekorasi di panggung.

Banyak pelajaran yang dapat dipetik oleh para siswa-siswi dari persiapan hingga pada saat tampil. Mereka belajar untuk mengatur waktu antara belajar dan berlatih, serta belajar untuk bertanggung jawab atas tugas masing-masing. Semoga pengalaman ini dapat membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan kerja mereka di masa mendatang.